|

7 Kereta Wisata Terbaik di Jepang: Panduan Lengkap Joyful Train 2026

Pengantar: Perjalanan Bukan Sekadar Menuju Tujuan

Bagi banyak traveler, naik kereta api di Jepang sering kali cuma dianggap sebagai cara paling praktis untuk berpindah dari kota A ke kota B. Tapi tahu nggak sih, kalau di Jepang ada yang namanya Joyful Train alias kereta wisata? Kereta-kereta ini dirancang khusus bukan cuma buat mengangkut penumpang, tapi juga buat ngasih pengalaman perjalanan yang berkesan. Dari interior kayu yang hangat, kursi yang menghadap ke jendela besar, sampai onsen kaki di dalam gerbong, perjalanan jadi bagian dari wisata itu sendiri.

Di artikel ini, aku bakal ngasih rekomendasi 7 kereta wisata terbaik di Jepang yang wajib masuk bucket list kamu. Beberapa di antaranya bisa ditempuh dari Tokyo, dan yang lainnya bisa jadi day trip seru pas kamu lagi traveling ke wilayah lain. Ada yang beroperasi di Kyushu, Tohoku, bahkan yang cuma sejam dari Tokyo. Jadi, nggak peduli kamu liburan ke Jepang pertama kali atau udah sering datang, ada Joyful Train yang cocok buat itinerary-mu. Simak terus, ya!

Apa Itu Joyful Train?

Joyful Train adalah istilah yang dipakai JR Group dan operator kereta lainnya di Jepang untuk kereta wisata dengan desain interior dan eksterior khusus. Beda sama shinkansen atau kereta biasa, Joyful Train menawarkan suasana yang tematik—mulai dari kereta uap (SL), gerbong dengan pemandangan panorama, sampai yang dilengkapi foot bath ala onsen. Tiketnya biasanya perlu dipesan jauh-jauh hari karena slotnya terbatas dan sangat diminati, terutama di musim liburan dan weekend.

Sebelum kita masuk ke daftarnya, kalau kamu masih pemula soal naik kereta di Jepang, jangan lupa baca panduan lengkap naik kereta api Jepang untuk pemula di situs kami. Di sana ada penjelasan soal JR Pass, IC Card, dan tips booking yang bakal ngebantu banget buat trip Joyful Train-mu.

7 Kereta Wisata Terbaik di Jepang

1. Yufuin no Mori (JR Kyushu)

Kalau kamu ke Kyushu, Yufuin no Mori adalah Joyful Train yang nggak boleh dilewatkan. Kereta ini menghubungkan Beppu dan Yufuin, dua kota onsen paling terkenal di Prefektur Oita. Nama no Mori berarti “hutan”, dan interiornya memang didesain dengan nuansa kayu hijau yang sejuk. Sebagian kursi menghadap ke jendela besar, jadi kamu bisa nikmatin pemandangan lembah dan sungai yang hijau sambil minum teh matcha yang disediakan di atas kereta. Ada gerbong khusus yang dipenuhi tanaman hias, dan staff sering pakai seragam dengan nuansa tradisional. Rasanya kayak masuk ke dalam scene film Ghibli!

2. SL Hitoyoshi (JR Kyushu)

SL Hitoyoshi adalah kereta uap legendaris yang beroperasi di jalur Kumamoto–Hitoyoshi. Dengan asap putih yang mengepul dan bunyi peluit klasik, perjalanan ini bener-bener ngasih vibes nostalgia era Showa. Gerbongnya juga dihias dengan unsur tradisional Kyushu, dan kadang ada staff yang pakai seragam kuno. Cocok banget buat kamu yang suka fotografi atau pengen ngerasain Jepang jadul. Perjalanannya sekitar 2 jam, dan rutenya melewati pegunungan serta sungai yang indah. Jangan lupa bawa kamera, karena setiap sudut kereta ini estetik banget.

3. Toreiyu Tsubasa (JR East)

Ini yang paling unik—kereta yang punya onsen kaki di dalam gerbong! Toreiyu Tsubasa beroperasi di jalur Yamagata Shinkansen dan menghubungkan area Tokyo ke wilayah Yamagata. Desainnya sangat Jepang, dengan kayu cedar dan elemen tradisional. Penumpang bisa nyemplung kaki ke bak air panas sambil lihat pemandangan pegunungan dan persawahan. Pengalaman ini jarang banget ditemui di negara lain, jadi pasti jadi momen highlight trip kamu. Foot bath-nya gratis dan ada handuk kecil yang disediakan. Kamu bisa duduk santai sambil nikmatin pemandangan, dan setelah turun, kaki kamu bakal terasa hangat dan rileks.

4. Ibusuki no Tamatebako (JR Kyushu)

Ibusuki no Tamatebako adalah Joyful Train dengan tema “kotak harta karun”. Kereta ini menghubungkan Kagoshima dan Ibusuki, terkenal dengan pantai pasir panasnya. Yang bikin keren adalah pintunya dibuka secara otomatis dengan efek asap dan lampu warna-warni, kayak buka kotak ajaib. Interiornya didominasi warna putih dan biru laut, mencerminkan pesisir selatan Kyushu. Perjalanannya cuma sekitar 60 menit, tapi vibesnya magical banget. Staff di atas kereta sering bagi-bagi keripik kentang lokal dan kopi gratis. Bocoran kecil: sempatkan berfoto di sekitar pintu gerbong sebelum berangkat!

5. Resort Shirakami (JR East)

Buat kamu yang suka pemandangan laut, Resort Shirakami wajib dicoba. Kereta ini melintasi pesisir Laut Jepang di wilayah Tohoku (Aomori–Akita), dengan jendela besar dan kursi yang menghadap ke arah pantai. Pemandangannya berubah-ubah sesuai musim: hijau segar di musim panas, daun merah di musim gugur, dan salju putih di musim dingin. Di atas kereta, kadang ada pertunjukan musik tradisional Tsugaru shamisen. Sunset di jalur ini? Epic. Jalurnya juga melewati area Shirakami-Sanchi, yang merupakan situs warisan dunia UNESCO. Jadi selain menikmati perjalanan, kamu juga bisa melihat hutan beech primitif terbesar di Jepang dari kejauhan.

6. Chichibu Railway (Saitama)

Meski nggak masuk JR Group, Chichibu Railway adalah kereta lokal yang populer banget di kalangan wisatawan. Jalurnya melewati pegunungan Chichibu di Saitama, yang terkenal dengan festival Shibazakura dan Chrysanthemum. Kereta ini punya gerbong khusus “52 Seats of Happiness” dengan interior mewah dan hidangan khas Saitama. Harganya lebih terjangkau dibanding Joyful Train JR, dan lokasinya cuma sekitar 90 menit dari Ikebukuro, jadi cocok buat day trip dari Tokyo. Rutenya juga dekat dengan Kuil Chichibu dan sungai Arakawa, cocok buat yang suka hiking santai dan kuliner lokal.

7. Sagano Scenic Railway (Kyoto)

Sering disebut “Torokko Train”, kereta wisata ini beroperasi di area Arashiyama, Kyoto. Jalurnya mengikuti lembah Sungai Katsura dan menawarkan pemandangan tebing batu, hutan bambu, dan sungai yang jernih. Perjalanannya cuma sekitar 25 menit, tapi setiap menitnya Instagrammable. Terutama pas musim gugur, daun momiji di sepanjang tebing bikin warnanya kayak lukisan. Setelah turun, kamu bisa jalan ke Bamboo Grove atau Kuil Tenryu-ji. Tips dari kami: turun di stasiun Kameoka, naik kapal di Sungai Katsura, dan kembali ke Arashiyama dengan Torokko Train. Itinerary ini sering disebut sebagai “the classic Arashiyama route” dan nggak pernah mengecewakan.

Tips Memesan Tiket Joyful Train

Joyful Train punya kursi terbatas dan jadwal yang nggak setiap hari. Berikut beberapa tips biar kamu nggak kelewatan:

  • Pesan tiket minimal satu bulan sebelum keberangkatan lewat situs resmi JR East, JR West, atau JR Kyushu, atau langsung di mesin tiket JR.
  • Kalau pakai JR Pass, sebagian besar Joyful Train bisa dinaiki gratis dengan reservasi kursi, tapi ada beberapa yang memerlukan tiket tambahan (seperti Chichibu Railway).
  • Cek jadwal operasional di situs resmi JR, karena beberapa kereta nggak beroperasi di musim tertentu atau hari tertentu.
  • Datang ke stasiun 30 menit sebelum keberangkatan buat foto-foto kereta sebelum berangkat.
  • Bawa koin receh buat beli makanan dan minuman khas yang dijual di atas kereta.
  • Kalau musim gugur atau sakura, reservasi jauh-jauh hari sangat disarankan karena tiket ludes dalam hitungan jam.
  • Perhatikan bahwa beberapa Joyful Train punya “limited express surcharge” walaupun JR Pass-mu sudah mencakup rute tersebut. Surplus ini biasanya sekitar 500 hingga 1.000 yen.

Kesimpulan

Jepang memang nggak pernah kehabisan cara buat bikin perjalanan jadi lebih seru. Naik Joyful Train bukan cuma soal pindah dari satu tempat ke tempat lain, tapi juga soal menikmati setiap detik di perjalanan. Dari kereta uap klasik sampai onsen kaki di dalam gerbong, pengalaman ini bakal jadi cerita yang selalu kamu inget. Jadi, mana nih yang paling bikin kamu penasaran? Tulis di komentar, ya!

Baca juga artikel-artikel lain dari Tokyo Travel buat lengkapi persiapan liburanmu ke Jepang. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *